Integrating Technology into Mathematics Education: Theoretical Perspectives (A Summary)

For as long as mathematics education has been considered to be a serious scientific domain, researchers, educators, and teachers have been theorizing about the learning and teaching of mathematics. This has led to an overwhelmingly broad spectrum of theoretical approaches, ranging from the philosophical to the practical, from the global to the local, some focusing on learning in general and others very much based in mathematical knowledge. This body of theoretical knowledge is still growing.

Now that the issue of integrating technological tools into the teaching and learning of mathematics has become urgent, one can wonder what the existing theoretical perspectives have to offer. Can they be applied to this new context? Or do we need specific theories appropriate for the specific situation of using tools for doing – and learning – mathematics? If yes, what is so specific about the integration of technology that justifies the need for such new paradigms? Are these paradigms to be considered as part of the body of knowledge of mathematics education, or do they rather belong to theories about humans’ interactions with technology? What kinds of problems do we want the theoretical frameworks, old or new, to solve for us? It is our conviction that theoretical frameworks are needed in order to guide the design of teaching, to understand learning, and to improve mathematics education.

From the time of the development of the mainframe computer in 1942, the first four-function calculator in 1967, the microcomputer in 1978, and the graphing calculator in 1985 (Kelly 2003), both mathematicians and mathematics educators have been intrigued by the possibilities offered by technology. However, it was not until the late 1960s when, according to Fey (1984), mathematicians and mathematics educators began to feel that computing could have significant effects on the content and emphases of school-level and university-level mathematics.

Continue reading

Landskape Pembelajaran Matematika

Masih ingat dengan tulisan sebelumnya tentang kelas Madeline? Klo belum, saya menyarankan kepada para pembaca untuk membaca tulisan sebelumnya berjudul “matematika atau matematisasi” agar tidak mengalami kebingungan.

Secara historis, para pembuat kurikulum tidak menggunakan kerangka pengembangan seperti yang digunakan oleh Madeline ketika mereka menyusun sebuah standar kurikulum, seperti halnya mereka tidak melihat matematika sebagai suatu proses matemamatisasi – sebagai aktivitas.  Mereka menggunakan kerangka pembelajaran berdasarkan akumulasi konten mata pelajaran.  Mereka menganalisis struktur matematika dan menggambarkan tujuan-tujuan pembelajaran seperti sebuah garis. Kemampuan-kemampuan dan ide-ide kecil diasumsikan terakumulasi kedalam konsep-konsep (Gagne 1965; Bloom dkk, 1971). Sebagai contoh, ide sederhana tentang pecahan dianggap sesuai bagi siswa jika mereka diajarkan dengan cara menunjukkan bagian yang diarsir dari keseluruhan suatu bentuk atau dengan pola blok – blok. Selanjutnya, di kelas tiga, kesamaan pecahan kemudian diperkenalkan, dan berlanjut sampai pada kelas lima dan enam, operasi pada pecahan. Tahapan perkembangan hanya dipertimbangan dalam hal hubungannya dengan konten: dari konsep-konsep dan kemampuan-kemampuan sederhana sampai pada yang kompleks.

Continue reading

(Mathematics goes to Movies) Film yang Wajib ditonton oleh Para Matematikawan

Para matematikawan tentunya tidak selalu berkutat dengan hal-hal yang serba matematis, rumit, dan terkadang membingungkan. Para matematikawan juga manusia (mirip lirik lagunya serious band, hehehe) yang butuh dengan hiburan. Nah, salah satu hiburan yang mungkin banyak dilakukan adalah menonton film.

Dari sekian banyak film yang ada di dunia ini, ternyata ada beberapa diantaranya yang ‘mengandung’ unsur matematika. Ada yang alur ceritanya mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang matematikawan yang terkenal, ada tentang anak jenius yang begitu hebat dalam bidang matematika atau cerita yang ada scene nya tentang matematika.

Berdasarkan daftar film-film yang telah saya tonton, informasi dari teman-teman dan hasil bertanya ke Om Google, maka saya mencoba membuat daftar judul film-film yang layak atau wajib ditonton oleh para matematikawan dan orang yang berkutat dengan bidang ini. Penasaran, apa aja film-film tersebut, berikut daftarnya:

Continue reading