Memahami Literasi Matematika (A Lesson from PISA)

Mengawali tulisan ini, saya ingin memaparkan sedikit tentang PISA. Kata PISA tentu sudah sering kita dengar. Ketika kita ditanya apa itu PISA? Sudah tentu banyak diantara kita yang akan berpikir tentang menara PISA di italia seperti gambar disamping. Namun, yang dimaksud PISA disini bukanlah menara PISA Italia, tapi PISA yang merupakan singkatan dari Programme for International Student Assessment. PISA merupakan sebuah proyek dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dirancang untuk mengevaluasi hasil pendidikan dalam hal kemampuan siswa yang berumur 15 tahun di bidang matematika, membaca, dan sains.

Struktur matematika dalam program PISA dapat digambarkan dalam suatu bentuk matematika: ML + 3 Cs. ML adalah singkatan dari Mathematical Literacy (literasi matematika), dan 3 Cs singkatan dari Content, Contexts, and Competencies. Misalkan sebuah masalah muncul dalam sebuah situasi di dunia nyata, situasi ini menyediakan konteks untuk menerapkan matematika. Untuk menggunakan matematika dalam memecahkan masalah, seorang siswa harus memiliki tingkat kemampuan yang meliputi konten matematika yang relevan dengan masalah tersebut. Dan dalam rangka menyelesaikan masalah tersebut, proses untuk menghasilkan solusi harus dibangun dan diikuti. Agar penggunaan proses ini berhasil, seorang siswa membutuhkan kompetensi tertentu, yang dibahas dalam Competency cluster di framework PISA. Hubungan bentuk matematika: ML + 3 Cs dari PISA tersebut digambarkan sebagai berikut:

Continue reading

Advertisements